Showing posts with label Hobby. Show all posts
Showing posts with label Hobby. Show all posts

Sunday, February 20, 2011

Boosted Corolla – Toyota Corolla 1994 Bandung

Mungkin bagi yang hanya melihat sekilas Toyota Corolla lansiran 1994 ini akan beranggapan mobil ini hanya sebuah kendaraan standar pabrik, karena memang benar bila dilihat dari segi eksteriornya, terutama bodi yang berkode sasis AE101 ini terlihat sangat standar tanpa ada tampang yang memberikan kesan lebih. Namun, bila bagi penggemar drag race pastinya sudah mengenal sosok mobil berplat Bandung ini berlaga. Bahkan tak tanggung-tanggung si hitam manis tersebut bertandang langsung ke kelas FFA sekaligus, so silakan tepis anggapan bahwa mobil ini merupakan standar pabrik yaah .

Memang tampang standar yang dimiliki Corolla ini sedikit menipu kemampuan dapurpacunya yang tak lagi menggunakan mesin bawaanya melainkan menyomot dari dapur olah kepunyaan Toyota Celica GT4 dengan mesinnya 3S-GTE yang memang masih keluarga besar Toyota.  “Memang sengaja saya dan juga pihak bengkel untuk membiarkan tampangnya tetap standar. Hal ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kemampuan mesin ini dalam mencetak waktu di arena drag,” tutur Riza Ariana sebagai pemilik merangkap joky.


“Dari dulu sebenarnya senang menonton balapan drag race, bos. Dan saya memang hobi balapan. Karena saya ingin merasakan arena drag race, maka saya memutuskan untuk memakai mobil yang ada.” Ucap Chau, panggilan akrabnya.


Proyek pengarapan Corolla ini dimulai sejak tahun 2006 sampai 2008. Terbilang cukup lama kan, karena memang harus bersabar rupanya dalam mengarap mobil dan untuk mendapatkan hasil yang sempurna, namun tak hanya itu aja faktor dana juga cukup berperan lhoo…“Ya saya nunggu modal dulu bos, lagipula saya juga tidak buru-buru, yang penting santai,” timpanya.
Pemilihan mesin Celica 3S-GTE oleh pria ramah berusia 30 tahun ini tak hanya berdasarkan tenaga atau torsi yang dihasilkan dari mesin ini, tetapi rupanya juga didorong oleh faktor luck yang tinggi bagaimana tidak ia mendapatkan mesin ini dengan harga yang terbilang cukup murah.  “Kebetulan ada yang jual halfcut Toyota Celica GT4. Dan saya mendapatkan harga yang murah, jadi saya pakai deh mesinnya hehehe….,” canda pria low profil ini.

Mau tau apa saja yang telah di upgrade pada mobil ini, kita liat aja bareng-bareng yaah …. Dimulai dari interior. Mobil ini memang dikhususkan untuk bisa bertanding di arena drag race, sehingga pria berdomisili Bandung ini memakai jok Bride dengan seat belt dari OMP yang membuatnya cukup “pede”, untuk "pedal to metal" pada saat balap.


Jangan heran bila melihat bangku bagian belakang telah dipensiunkan dan diganti dengan dengan Roll Bar untuk faktor keselamatan, selain itu juga syarat untuk mengikuti kelas FFA. Di Karena mesin yang digunakan dapat berputar lebih dari 8000 Rpm, maka Chau memakai tachometer dari Autometer berhubung bila menggunakan tachometer standarnya hanya sampai angka 8000 Rpm, sedangkan Autometer bisa sampai 11000 Rpm.

Kemudian panel indikator tambahan bermerk Pivot seperti Oil Press, Water Temp, Fuel Press, dan Turbo Timer terpajang di konsol tengah menggantikan posisi head unit. Kemudi Stir memakai Momo, dan pedal set dari Sparco. Tidak sampai situ saja, dashboard dan doortrim dibiarkan standard. “Ups, power window masih ada loch, bos.” Ucap pria yang tinggal di Jl. Antapani ini sambil menunjukkan dengan menutup kaca mobilnya
Beralih ke bagian kaki-kaki, rupanya semuanya telah dilucuti dan diganti dengan kepunyaan halfcut Toyota Celica GT4 seperti as roda, bahkan sistem 4WD nya juga dipasang karena basis Toyota Celica ini sudah ada 4WD. Hal ini memaksa untuk dilakukan wide body pada fender depan dan belakang karena as roda Celica lebih lebar ketimbang Corolla, agar roda bisa pas dengan fender. Pada bagian suspensi, Chau memakai shockbreaker Koni dari saudaranya yaitu Twincam GTi dan per Eibach untuk Corolla. Semua itu dikerjakan custom karena walaupun satu darah , rangka Corolla sangatlah berbeda dari Celica. Bagian roda, Chau mempercayakan velg Advan dipadu dengan ban Toyo Proxes R888, membuat traksi semakin bagus pada saat start.


Mesin 3S-GTE dari ST205 standardnya mempunyai tenaga sekitar 250HP, tetapi angka ini dirasa tidak cukup bagi Chau. Seiring berjalannya waktu, satu persatu bagian dari mesin diganti. Mulai dari camshaft memakai HKS 272, piston dan ring piston memakai merk Mahle ber spec low comp, Intercooler Spearco, Blow Off HKS, dan Header Custom. Sedangkan bagian pengapian memakai coil MSD dan kabel busi NGK. Kemudian Turbo standarnya di pensiunkan, diganti T04Z dari Garrett membuatnya bisa nge-boost sampai 2,2bar pada saat turbo bekerja tetapi dipasang double spring  7psi dan 14psi. Wow gede banget kan…

 
Untuk bagian ECU, Chau tidak memakai standard nya, digantikan dengan Stand Alone dari Haltech E8. Girboks masih memakai standardnya dari 3S-GTE karena dirasa masih cukup.  Karena memiliki spec sangar, maka suplai BBM bensin yang harus dikonsumsi  adalah VP Racing Fuel. Walaupun demikian, Chau masih bisa jalan-jalan memakai mobil ‘standard’ nya dengan memakai bensin Pertamax Plus. “Tapi saya jarang juga bawa jalan-jalan bos, karena berisik banget suara knalpotnya. Takut tetangga pada komplain kalo saya nyalain hehehe…” canda nya lagi yang semua pengerjaan bagian mesinnya dipercayakan kepada Progressive Motorsport.

Dengan perubahan itu semua, mobil ini bisa mencetak waktu 10,8 detik di 402 meter (diarih pada saat Event Drag Race Sentul 11-12 Desember 2010 lalu) dan dan 7,8 detik di 201 meter. Wah prestasi yang luar biasa dari mobil yang bertampang standar pabrik, karena bisa dibilang Toyota Corolla ini pertama kali yang bisa mencetak waktu secepat itu.


“Ya butuh proses yang lama, karena kalau saya ingat dulu pertama selesai mobil ini dibangun, kemudian saya coba ikut event drag race di sentul, saya mencetak waktu 14,2 detik. Maklum bos, sambil belajar…Hahaha.” Ucap pehobi band ini. Untuk tenaga mesin ini baru hanya sekali diukur di atas mesin dyno pada saat pertama selesai mobil ini dibangun, yaitu 308WHP.


Masih ingin lebih kencang lagi dari waktu yang diraih tersebut, bos? “setiap orang pasti mendambakannya, bos. Hehehehe” ucap pria yang sangat ramah ini. Oke deh, kita tunggu sama-sama prestasi selanjutnya aja yah…. Sukse bos…


Data & Fakta:
Mesin : Swap to 3S-GTE ST205, Camshaft HKS 272, Piston & Ring Mahle, Turbo Garrett T04Z, Blow Off HKS, Intercooler Spearco, Transmisi Stock 3S-GTE, ECU Haltech, Busi & Kabel Busi MSD/NGK, Header Custom. Interior : Jok Bride, Spidometer Autometer, Oil Press-Water Temp-Fuel Press-Turbo Timer Pivot, Stir Momo, Shift Knob Custom, Pedal Set Sparco, Seat Belt OMP. Kaki-kaki : Velg Advan, Ban Toyo Proxes R888, Suspensi Koni/Eibach. Thanks To Progressive Motorsport Bandung.

Teks/edit/foto : *niel/stan/niel

Friday, February 18, 2011

Bagian Terpenting Modifikasi VW Karmann Ghia Cabrio

SPORTKU.COM - Apa saja sih yang dilakukan pebalap Marza dalam merombak VW Karmann Ghia Cabria 1960 miliknya menjadi yang tercepat di kelasnya? Berikut tim SPORTKU.COM mencoba membedah sedikit part yang diubah untuk meningkatkan performa mesin VW Marza di lintasan.


VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC


VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Meskipun tergolong sebagai mobil tua, namun ketangguhan VW Karmann Ghia Cabrio 1960 tidak bisa diragukan lagi. Terbukti mobil dari pebalap Marza ini banyak menjuarai beberapa kejuaraan di balapan kelas mobil klasik atau Indonesia Classic Race Chamionship (ICRC). Belum lama ini mobil bernomor balap 25 itu naik podium di ajang bergengsi Indonesian Series of Motorsport.

Interior VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Autometer Panel meliputi Voltmeter, Oil meter, dan Tacho meter
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Stir SPARCO
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Jok Sparco
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Mesin Type 1 OHV 2 valves per silinder
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Air filter and carburator Dellorto 45
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Fuel system Dellorto 45 carburator, 044 Cylinder heads, web camshaft, buckpack merged header
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Close ratio 3rd & 4th gear
Otoblitz International Classic Car Show, oicc 2010, ppmki, IMI, mobil klasik, vw, ICRC

Spesifikasi VW Karmann Ghia Cabrio milik Marza
  • Tahun Pembuatan    : 1960
  • Jenis Mobil               : 2+2 FHC (Fixed-head Coupe)
  • Jarak Sumbu Roda   : 2400 m
  • Panjang                     : 4140 mm
  • Lebar                         : 1632 mm
  • Tinggi                        : 1505 mm
  • Berat                         : 820 kg
  • Warna body              : Arctic silver, spice hacker
  • Kapasitas Mesin        : 2060 cc 4 silinder
  • Tipe Mesin                : Type 1 OHV 2 valves per silinder
  • Fuel System             : Dellorto 45 carburator, 044 Cylinder heads, web camshaft, buckpack merged header
  • Eksterior                  : Widebody, bumper, head lamp, and original stripe body
  • Interior                   : Sparco circuit seater, 4 point sparco safety belt, sparco steering wheel, shifter gene berg, willwood hydraulic poddle, carbon fiber autometer panel
  • Velg                        : Porsche fuchs 7"x16"
  • Daya pacu                : 40.6 PS (40 bhp) (29 kW) @3900 rpm
  • Transmisi                 : Close ratio 3rd & 4th gear

Tuesday, February 15, 2011

Kumpulan Foto VW Kodok Keren




















Data Spesifikasi Mitsubisi Lancer EVOLUTION I - X

Mitsubisi Lancer EVOLUTION I
for spek EVO I:

Tahun Produksi: Oktober 1992 -January 1994
kode chasis : CD9A
Transmision : 5- Speed Manual
Engine : 1997 cc
Power : 250 PS @ 6000 RPM
Torque : 228 lbs / ft @ 3000 RPM
wight : 1240 Kg (type RS 1170 Kg)
Top speed : 143 mph ( 0-60 mph : 5.1 detik)
whell base : 2,500 mm
l, w, h : 4,310 mm, 1,695 mm, 1,395 mm
l for lenght, w for width, h for height
ada 2 type GSR (Grand Rally Sport dan type RS (Rally sport) versi balapnya.


Mitsubisi Lancer EVOLUTION II
 for spek evo II:

Produksi : January 1994 - Agustus 1995
kode chasis : CE9A
transmisi : 5- speed manual
engine : 1997 cc
power : 260 PS @ 6000 Rpm
Torque : 228 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 147 mph (0-60mph:5 detik)
weight : 1250 kg (RS=1180 kg)
wheelbase : 2,510 mm
l, w, h : 4,310 mm, 1,695 mm, 1,420 mm
penyempurnaan di evo II adalah handling, dan aerodinamis, dan stabilitas mobil, dan perubahan bost pressure semakin meningkat, penggunaan crankshaft berdurasi lebih tinggi, perubahan detail knalpot. sehingga meningkatkan tenaga 10 PS dari generasi EVO I.

Mitsubisi Lancer EVOLUTION III
 for spek EVO III:

Produksi : Agustus 1995 - Agustus 1996
kode chasis : CE9A
transmisi : 5- speed manual
engine : 1997 cc
power : 270 PS @ 6250 rpm
Torque : 228 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 149 mph (0-60 mph: 4.9 detik)
weight : 1260 kg (RS=1170 kg)
wheelbase : 2,510 mm
l, w, h : 4,310 mm, 1,695 mm, 1,420 mm
penyempurnaan di evo III ini adalah pada sisi bodykit yg di buat lebih stylish, mesin masih mengandalkan 4G63 dengan perubahan kinerja turbocharger, dan mengandalkan turbo TD05H-16G-7, dan peningkatan kompresi mesin menjadi 9.0:1, knalpot d rancang ulang,.

Mitsubisi Lancer EVOLUTION IV
 for spek EVO IV:

Produksi : Agustus 1996 - january 1998
kode chasis : CN9A
transmisi : 5 - speed manual
engine : 1997 cc
power : 220 PS @ 6500 Rpm
Torque : 260 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 145 mph (RS 128 mph) 0-60 mph : 4.8 detik (rs 4.4 detik)
weight : 1350 kg (RS=1260 kg)
wheelbase : 2,510 mm
l, w, h : 4,330 mm, 1,690 mm, 1,415 mm
kesuksesan pada EVO IV,. dalam 3 hari sudah mampu menjual 6000 unit, semua ini karena adanya platform yg benar2 berbeda dari generasi sebelumnya,. piranti turbo juga terbaru yaitu TD05HR-16G6-9T
dan EVO IV menjadi generasi pertama EVO yg dilengkapi sistem AYC (active yaw control) dan juga telah dilengkapi double airbags,.ke kurangan dari EVO IV adalah meningkatnya bobot hampir 200 pound,.

Mitsubisi Lancer EVOLUTION V
 for spek EVO V:

Produksi : January 1998 - January 1999
kode chasis : CP9A
transmisi : 5- speed manual
engine : 1997 cc
power : 280 PS @ 6500 Rpm
Torque : 274 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 145 mph (RS=128 mph) 0-60 mph: 4.8 detik (rs:4.4 detik)
weight : 1360 kg (RS=1260 kg)
wheelbase : 2,510 mm
l, w, h : 4,350mm, 1,770 mm, 1,405 - 1,415 mm
perubahan di vehicle track dengan flares fender baru serta roda diameter 17", dengan rem brembo, roll center nya dibuat lebih rendah. dibagian body mendapat sentuhan bodykit yg lebih gress dan spoiler belakang diganti dengan bahan alu IV versi FRP. ventilasi kap mesin dibuat lebih besar,. sedangkan bagian kabin dipasang jok recaro model baru,. untuk type GSR. perubahan mesin dilakukan dan mendapatkan tenaga sebesar 280 PS.

Mitsubisi Lancer EVOLUTION VI
 for spek EVO VI:

Produksi : January 1999 - Maret 2001
kode chasis : CP9A
transmisi : 5- speed manual
engine : 1997 cc
power : 280 PS @ 6500 Rpm
Torque : 275 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 150 mph (RS=128 mph) 0-60 mph: 4.4 detik (rs:4.2 detik)
weight : 1360 kg (RS=1260 kg)
wheelbase : 2,510 mm
l, w, h : 4,350mm, 1,770 mm, 1,405 - 1,415 mm
perubahan d fokuskan pada kinerja pendingin dan ketahanan mesin, beserta piston baru,. turbo baru model TD05HRA-16G6-10.5 T dengan turbin dari titanium aluminida. eksterior dilakukan sedikit revisi,.
di edisi ini juga keluar EVO VI TOMMI MAKINEN EDITION,. perubahan di ekterior dan interior. dan sering disebut dengan EVO 6.5 dan dipercaya juga sebagai edisi terbaik dari barisan lancer evolution

 for tommi makinen edition:



Mitsubisi Lancer EVOLUTION VII
 for spek EVO VII:

Produksi : Maret 2001 - January 2003
kode chasis : CP9A
transmisi : 5- speed manual dan 5 speed a/t
engine : 1997 cc
power : 280 PS @ 6500 Rpm
Torque : 283 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 157 mph (0-60 mph: 4.9 detik rs 4.7 detik)
weight : 1400 kg (RS=1320 kg)
wheelbase : 2,625mm
l, w, h : 4,455mm, 1,770 mm, 1,405 - 1,415 mm
evo VII di bentuk berdasarkan platform Lancer CEDIA, sehingga membuatnya berukuran lebih besar, berat dan sngt berbeda dari versi sebelumnya.
peningkatan performa yg signifikan,. dan perbaharuan sistem AYC yg bekerja dng ABS, pada versi ini lah model baru diperkenal kan yaitu GTA (lancer pertama kali dengan transmisi a/t) dan tidak muncul lagi pada versi seterusnya,.
  
Mitsubisi Lancer EVOLUTION VII
for spek EVO VIII:

Produksi : January 2003 - maret 2005
kode chasis : CT9A
transmisi : 5- speed manual, 6-speed manual
engine : 1997 cc
power : 280 PS @ 6500 Rpm
Torque : 282 lbs/ft @3000 Rpm
Top speed : 157 mph (0-60 mph: 4.7 detik)
weight : 1410 kg
wheelbase : 2,625mm
l, w, h : 4,490-4,535mm, 1,770 mm, 1,450 mm
setelah evo VII, kembali mitsubishi menghadirkan EVO VIII, kali ini dng velk abu2 berukuran 17", rem brembo, shock bilstein dng gearbox 5 percepatan. penjualan evo VIII bgt sukses d Amerika.
ada model RS
ada juga model SLL
dan juga dilansi model MR
perbaikan detail elektronik juga d lakukan.
di Inggris di perkenalkan varuian khusus yaitu FQ 330, 340 dan 400,. menurut rumor kepanjangan dari FQ adalah (fucking quick)
varian tersebut merupakan hasil modifikasi khusus dari Ralliart UK, Rampage Tuning, Owen Development, dan Flow Race Enggine.
untuk farian FQ 400, sudah banyak media yg menguji, salah satunya adalah BBC TOP GEAR, membuktikan bahwa FQ 400 mampu menyeimbangkan kecepatan Lamborghini Murcielago
dengan waktu lebih lambat 1 detik. media lain adalah majalah EVO yg berhasil mematenkan kecepatannya mampu mengalahkan Audi RS4 dan Porsche Carrera 4S. ckckckc

 for EVO VIII GSR:

 for EVO VIII MR:


Mitsubisi Lancer EVOLUTION IX
 for spek EVO IX:

Produksi : maret 2005 - oktober 2007
kode chasis : CT9A
transmisi : 5- speed manual, 6-speed manual
engine : 1997 cc
power : 291 PS @ 6500 Rpm
Torque : 289 lbs/ft @3500 Rpm
Top speed : 157 mph (0-60 mph: 4.4 detik) (rs:4.2 detik)
weight : 1400 kg
wheelbase : 2,625mm
l, w, h : 4,490 mm, 1,770 mm, 1,450 mm
untuk pertama kalinya inovasi teknologi mitsubishi variable valve timing (MiVEC) di perlihatkan dng mesin 4G63 dengan merevisi turbo dan membuatnya mampu meningkatkan kekuatan tenaga output meningkat 291 ps.
keluar dengan beberapa model
GSR (Grand Sport Rally)
RS (Rally Sport)
SE (Spesial Edition)
MR (Mitsubishi Racing)
dengan variasi kemampuan kerja masing2,.

Mitsubisi Lancer EVOLUTION X   
for spek EVO X:

Produksi : oktober 2007 - sampai sekarang
kode chasis : CZ4A
transmisi : 6-speed twin-clutch transmision & 5-speed manual
engine : 1998 cc
power : 280 PS @ 6500 Rpm
Torque : 311 lbs/ft @3500 Rpm
Top speed : 155 mph (0-60 mph: 4.8 detik)
weight : 1623 kg
wheelbase : 2,650mm
l, w, h : 4,495 mm, 1,810 mm, 1,480 mm
dng evo x, pihak Mitsubishi memberikan gaungan ke seluruh dunia bahwa generasi terakhirnya inilah sport car terbaik dari semua generasi evolution sebelumnya,.
Generasi terakhir yg d klaim paling mutakhir ini pun di nahkodai oleh mesin yg memang sudah berbeda dari generasi Evo sebelumnya yaitu seri 4B11T 2.0 L turbocharger, all alumunium four in-line,
pada tiap negara berbeda spesifikasi output power yg d keluarkan,.
sumber : Koplodevice

Friday, February 11, 2011

It's a JDM (Japanese Domestik Market)


If you have been reading Speedhunters articles and are confused by terms like "JZA80" and "KPGC10", don't fear. We are attempting to set things straight by giving an overview of some of the commonly referred to chassis codes as well as a little background on their use. If you are already familiar with this lingo (as a lot of Speedhunters readers probably are), don't worry, at least you can read along and enjoy some photos!
In the United States, the most common way to refer to a car is by the model year, but in other countries and Japan in particular, the car's chassis code is used first and foremost. You won't hear a Japanese magazine refer to a car as a '99 Civic Type R but as an EK9 Civic Type R or even just an EK9. A car's chassis code is given by the manufacturer and through the code you can identify a lot of different things about the car including engine size and body type. Usually the chassis code can be found in the car's VIN number. Once one is familiar with chassis codes it can make it a lot easier to identify a car. Don't you think it's easier to say "I want to buy an  S14" than "I want to buy a "1994-1998 Silvia"?
Now we will outline some of the more commonly referred to chassis codes. While just about every car ever made has a chassis code of some sort, right now we are just going to focus on performance cars or performance versions of normal cars. I will mostly be focusing on on Japan market models for now (with the exception of BMW), but we plan on adding more in the future. There may also be some overlap on the model years depending on what country the car was sold in.
HONDA/ACURA
Civic
EF9 - 1988-91 Civic Hatchback SiR (Same year CR-X is known as an EF8)
EG6- 1992-95 Civic Hatchback SiR
EK4 - 1996-00 Civic SiR Hatchback
EK9 - 1996-00 Civic Type-R Hatchback
EM1 -1999-00 Civic Si Coupe (USDM)
EP3 - 2001-06 Civic Type-R Hatchback (UK built)
FD2 - 2007+ Civic Type R Sedan
Integra
DA3- 1986-89 Integra 3 Door
DA9- 1990-93 Integra Coupe
DC2 - 1994-01 Integra Hatchback
DC5 - 2001-06 Integra/Acura RSX
NISSAN/DATSUN
Silvia/180SX/240SX/200SX
S13- 1988-93 Silvia/ 89-98 180SX / 89-94 240SX (US)
S14 1993-98 Silvia/94-98 240SX (US)
S15- 1999-02 Silvia
Skyline/Skyline GT-R/Infiniti G35 & G37
C10- 1967-72 Skyline (KPGC10- GT-R Coupe) (PGC10- GT-R Sedan) Most commonly referred to as "Hakosuka".
C110- 1973-77 Skyline (GT-R-KPGC110) Most commonly referred to as "Kenmeri" or "Ken & Mary".
C210 - 1977-81 Skyline More commonly known as "Japan".
R30- 1981-85 Skyline
R31-1985-89 Skyline
R32- 1989-94 Skyline (GT-R-BNR32)
R33- 1995-98 Skyline (GT-R-BCNR33)
R34- 1999-02 Skyline (GT-R-BNR34)
V35 - 2003-06 Skyline/Infiniti G35
V36- 2007+ Skyline/G35/G37
R35 - 2008+ GT-R
Fairlady Z
S30/S31 - 1970-78 Fairlady Z, 240Z, 260Z, 280Z
S130- 1979-83 Fairlady Z, 280ZX
Z31-1984-89 Fairlady Z, 300ZX
Z32-1989-99 Fairlady Z, 300ZX
Z33-2002-Present Fairlady Z, 350Z
TOYOTA
Corolla/Levin/Trueno (RWD Models)
E20 Series- 1970-74 Corolla/Levin/Trueno (TE27 pictured above)
E70 Series- 1979-83 Corolla/Levin/Trueno
AE86- 1983-87 Corolla/Levin/Trueno 4AGE-powered (SR5 model in the USA also uses AE86 chassis code)
Supra
MA70/JZA70 -1987-92 Supra
JZA80- 1993-02 Supra
Soarer/Lexus SC
Z10-1981-85 Soarer
Z20-1986-91 Soarer
Z30-1991-2000 Soarer, Lexus SC300 and 400 (JZZ30 is most commonly tuned version)
UZZ40- 2001+ Soarer/Lexus SC430
Aristo/Lexus GS
JZS147-1991-97 Aristo/Lexus GS300
JZS161- 1998-05 Aristo/Lexus GS
MAZDA
RX7
SA22C- 1979-85 RX7
FC3S-1985-92 RX7
FD3S- 1992-2002 RX7
MITSUBISHI
Lancer Evolution
CD9A-1992-94 Evo I
CE9A-1994-96 Evo II & III
CN9A- 1996-98 Evo IV
CP9A-1998-01 Evo V & VI
CT9A- 2001-07 Evo VII-IX
CZ4A- 2008+ Evo X
SUBARU
Impreza
GC8-1993-01 Impreza WRX & STI
GDB-2002-07 Impreza WRX & STI
GRB-2008+ Impreza WRX & STI
BMW
3 Series
E30- 1982-91 3 Series
E36- 1991-99 3 Series
E46- 1998-2005 3-Series
E90- 2006+ 3-Series (E92 M3 pictured)
-Mike Garrett